Menu Tutup

5678Things Bawakan Karya Tuk Bahas Problematika Mahasiswa Lewat Mini Albumnnya ‘Siurversa’

5678things cover beart

5678things, Unit tweepop yang berdiri sejak akhir 2017 dan dapat tampil on-air pertama kalinya saat acara Record Store Day 2018 lalu, mereka kini telah melahirkan album pada pertengahan 2019 kemarin. Mini album berjudul ‘Siurversa’ ini menjadi karya yang resmi dipublikasikan oleh 5678things. Sebelumnya mereka telah mengeluarkan dua karya melalui demo saat mereka on-air.

Arti nama 5678things, adalah “angka belakang di tahun dan bulan lahir mereka yang berurutan” dalam tahun: Ardian (1995) Yoel (1996) Ilham (1997) Alve (1998). Apabila dalam bulan: ilham (Mei) Ardian (Juni) Yoel (Juli) dan alve (Agustus) merupakan urutan bulan ke 5 sd 8.

Berjudul ‘Siurversa’, album seharusnya sudah siap sejak Mei 2018. Namun persiapan yang matang menjadi pertimbangan oleh mereka. Para personel yang terdiri dari Alverina Gustiani (vokal), Ilham Ihza Mahendra (gitar), Yoel Abeng Pridesta (drum), dan Ardian Fikri (bass) saat itu masih berstatus mahasiswa, sehingga waktu eksekusi di dapur rekaman menjadi terkendala.

Lirik lagu mereka ditulis oleh Alverina Gustiani dan Ilham Ihza Mahendra, setelah itu disempurnakan secara bersama-sama dalam format band dengan nuansa Twee Pop. Terdapat pengkhususan pada lagu berjudul “Sial” yang oleh Alve, Ardian & Ilham yang menceritakan kisah mereka masing-masing dan merupakan satu-satunya lagu berbahasa Indonesia dalam 6 track mini albumnya. Karena memang lagu mereka dibuat dalam versi bahasa Inggris.

Mereka mengungkapkan alasan kepada kami yang mana waktu menjadi bernilai harganya, jadwal dari personil masing-masing banyak mengalami bentrok. Sehingga target rilis yang sekiranya sudah terjadwal di akhir 2018 akhirnya mundur tahun 2019.


Baca juga:


Perjalanan panjang mahasiswa yang tidak selalu mulus menjadi bahan materi dari album mereka ini. Problematika menjadi mahasiswa menjadi tema besar dari lirik-lirik yang ditulis di mini album yang berisi enam track lagu ini.

Proses pembelajaran, persahabatan, suka duka perkuliahan, & percintaan bahkan kegiatan organisasi kampus dapat di rasakan dari band yang namanya diambil dari urutan bulan dan tahun kelahiran personelnya ini.

Proses Produksi 5678things dalam mini albumnya Siurversa

5678Things melakukan produksi di tiga tempat berbeda. Untuk drum mereka memilih produksi di Dims Studio. Kemudian untuk vokal di Tiara Studio. Mereka bercerita dalam proses pengambilan vokal terdapat cerita yang kesannya unik. Dimana studio tersebut sesungguhnya bukan merupakan studio rekaman.

Keadaan tersebut membuat mereka perlu mengakali dua bunyi yang mengiringi proses take vokal mereka: bunyi pengharum ruangan otomatis dan bocoran bunyi studio sebelah. Mereka itu lakukan dengan semangat berkarya walaupun banyak kendala dalam produksinya.

Sedangkan sisa instrumen yang lain beserta mixing dan mastering dikerjakan di Musikmaya Studio. Pemilihan Heartcorner Records sebagai wadah dalam melahirkan Siurversa adalah bentuk dukungan terbesar. Karena mereka amat gelap gulita dalam segala hal rilisan fisik.

Sebelumnya, Heartcorner Records memang sudah lama vakum dalam merilis karena iklim musik Purwokerto yang sedang dirundung kesunyian kala itu. Dukungan semesta dan karunia tuhan bekerja dengan semestinya. Akhirnya mini album ‘Siurversa’ siap dan dapat dinikmati telinga para pendengarnya. Untuk menyimak album digital “Siurversa” dapat di lihat dibawah ini;


Salam kreatif selamat berkarya

Beart.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *