Menu Tutup

Aditya Ariandika rilis single terbarunya ‘PAIN’ yang ia tulis ketika merasa hidupnya dalam rasa sakit

Aditya Ariandika pain

Aditya Ariandika,  sudah menciptakan dan memproduksi lagu sejak 2016, terbukti dengan beberapa lagu yang telah ia produksi selama karirnya. Karya terbarunya Aditya Ariandika pain kali ini berjudul “PAIN

Tidak hanya sampai disitu, Aditya Ariandika mulai melebarkan distribusi lagu-lagunya ke platform audio streaming, seperti Spotify dan Apple Music. Setelah akhirnya mempunyai tempat yang cocok untuk mendistribusikan lagunya, Adit, sapaan akrab dari Aditya Ariandika, mengeluarkan single yang berjudul “Thunderstorm”. Dari single inilah yang membuat namanya naik ke permukaan dan makin dikenal di dunia maya. Terbukti dengan capaian lagunya yang didengar hingga lebih dari 100.000 listening di Spotify.

Pada saat itu memproduksi lagu dan bernyanyi hanya dianggap sebagai hobi untuk Aditya Ariandika. Ia tidak pernah berani mempromosikan lagu-lagu yang ia ciptakan ke khalayak yang lebih ramai.

Cerita Aditya Ariandika dalam melahirkan single “Pain”

Sudah hampir 2 tahun lamanya Aditya Ariandika tidak memproduksi lagu, berbeda dengan sebelumnya dimana setiap tahunnya ia pasti mengeluarkan lagu terbaru. Hal ini disebabkan oleh banyak hal yang ia lalui mempengaruhi perjalanan hidupnya, termasuk juga dalam bermusik. Namun, beberapa waktu kebelakang sebuah kejadian yang sangat pahit menjadi titik balik dimana ia merasa harus mengeluarkan semua bebannya. Dari kesedihan yang dirasakannya membuat ia harus menaruh dalam wadah yang tepat, yaitu musik.  

Baca juga:

Karya terbarunya Aditya Ariandika “PAIN” ini merupakan sebuah lagu yang ditulis Adit Ketika ia merasa hidupnya sudah terlalu tenggelam dalam rasa sakit. Ia juga merasakan tidak bisa melihat adanya harapan yang tersisa untuk dirinya di masa depan ketika itu. Pada lagu ini juga, Adit ingin menyampaikan pesan bahwa orang yang terlihat bahagia di permukaan belum tentu juga merasakan kebahagiaan seutuhnya dalam dirinya.  Terkadang, sebagian justru berbalik arah menjadi rasa sakit yang sangat pedih. 

“Gue hanya tidak mau dan bahkan tidak bisa memperlihatkan rasa sakit yang sedang gue alami. Gue lebih memilih untuk menanggungnya sendiri, gue tidak ingin orang lain merasakan hal yang sama” – Aditya Ariandika


Salam kreatif selamat berkarya

beart.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *