Menu Tutup

Bekraf.id fasilitasi Aidia luncurkan buku “proyek desain”

Dalam perkembangannya, para praktisi DKV dan pemerintah mulai menggodok aturan dan kebijakan untuk mendorong suistanable industri kreatif di Indonesia sendiri. Pada tahun 2016 sendiri sudah keluar SKKNI dengan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomer 301 tahun 2016 atas prakarsa dari ADGI. Dengan adanya Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) dan Asosiasi Profesional Desain Komunikasi Visual Indonesia (AIDIA) ini setidaknya ada naungan para profesi DKV untuk berkembang biak lebih baik di Indonesia.

Hari Rabu, 18 september 2019 di Kantorkuu Coworking & Office Space Kuningan, AIDIA bekerja sama dengan ADGI, ADPII, HDII, HDMI dengan fasilitasi dari Bekraf.id telah meluncurkan buku “Proyek Desain”, sebagai buku dasar pengadaan dan pengelolaan jasa desain di Indonesia. Data BPS mencatat bahwa subsektor desain baik Desain Komunikasi Visual (DKV), Desain Interior, dan Desain Produk menunjukkan nilai pertumbuhan yang lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi kreatif nasional pada tahun 2017.

Peluncuran buku “Proyek Desain” di Kantorkuu coworking & office space

Uraian isi buku “Proyek Desain”

Buku ini mencakup pemahaman desain, dimensi pengerjaan proyek desain serta aspek hukum dan etika profesi desain di Indonesia. Harapannya, Buku ini dapat menjadi pedoman bagi pelaku dan pengguna desain dalam memahami skema pengadaan dan pengelolaan jasa desain Indonesia. Desain sendiri memiliki peran yang penting dalam aktivitas perekonomian di Indonesia.

Dalam buku “proyek desain” ini juga membahas Aspek Hukum & Etika Profesi desain yang mengupas secara lugas informasi tentang hak kekayaan intelektual, hak cipta, hak kekayaan industri, aspek legal dalam penggunaan perangkat lunak, penggunaan gambar stok (stock image), penggunaan font untuk kebutuhan komersial, rekomendasi font lokal, kode etik profesi, serta tujuan kode etik profesi. Bahasan ini bertujuan memberikan kepastian aspek hukum jasa desain yang selama ini sering dianggap sepele oleh berbagai pihak.

Dilansir dari website bekraf.go.id, Wakil Kepala Bekraf, Ricky Joseph Pesik menyampaikan bahwa ini merupakan buku pertama yang akan diikuti dengan buku selanjutnya mengenai Standar Penggajian Desainer dan buku Standar Harga Desain. Kedua buku tersebut diharapkan dapat menunjang pemahaman dan implementasi praktis dari buku pertama. Penyusunan Buku, Hastjarjo Boedi Wibowo juga mengungkapkan betapa buku ini sangat diharapkan bagi pelaku dan pemangku kepentingan jasa desain di Tanah Air. Hastjarjo juga berharap hasil kolaborasi ini dapat membawa kehidupan berprofesi desainer Indonesia lebih bermartabat dalam kontribusinya membangun ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.

Semoga dengan referensi buku ini kita bisa belajar lebih banyak untuk ekosistem desain yang lebih baik di Indonesia. Untuk mensejahterakan desainer Indonesia serta meningkatkan pertumbuhan industri kreatif.

Salam kreatif, selamat berkarya

Beart Indonesia

2 Comments

  1. Pingback:Mengenal poster proganda di Indonesia dari Affandi Koesoema -

  2. Pingback:Dasar Tipografi dan referensi buku hurufontipografi -

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *