Lagu ‘Pejamkan Matamu’ Dari Atas Danau Tolire Ternate Yang Pusakata Persembahkan Untuk Merawat Alam

Setelah merilis album penuh berjudul DUA BUKU, Pusakata menggagas proyek berjudul Sisir Kota Pesisir. Sebuah asupan bagi energi Pusakata dalam menciptakan karya dari hasil serapan alam sekitar. Pusakata atau nama aslinya Mohammad Istiqamah Djamad yang akrab disapa dengan Is, menjelaskan Sisir Kota Pesisir adalah momentum penyadaran diri, lewat lagu Pejamkan Matamu yang menjadi suara Pusakata. Bahwa alam sudah memberikan semuanya kepada kita dan sudah ikut menjaga kita pula.

Bagai air susu dibalas susu segar sepertinya, sehingga sudah sepatutnya kita ikut turut menjaga alam sekitar. Sebuah peribahasa yang kurang pas mungkin, daripada dibalas dengan air tuba yang mana lebih tidak diinginkan.

Bagaimana tidak, alam juga selalu memberi tanda bila akan terjadi sesuatu. Sayangnya terkadang kita lupa, bahkan menghiraukan tanda tanda yang telah diberikan alam semesta kepada kita.

Tersirat dalam Sisir Kota Pesisir Vol. 1 ini telah tercipta 3 lagu dan lagu Pejamkan Matamu menjadi salah satu lagu yang dikerjakan penghayatan kepada alam langsung di ketinggian Danau Tolire Ternate. Sebelumya single tersebut sudah dirilis melalui akun Youtube Pusakata Official pada 25 Maret 2020 dan telah menuai berbagai respon positif dari netizen.

Konsep Ide awal Sisir Kota Pesisir lahir jauh tahun 2015 silam, ketika Pusakata melihat betapa Indonesia begitu indah, kaya, dan sangat luas terutama pada daerah pesisir. Telah kita ketahui sendiri, bang Is merupakan musisi dari Timur Indonesia yang sedikit banyak mengetahui kondisi alamnya.

Tanah air yang garis pantainya terbentang kurang lebih 100.000 km panjangnya. Kondisi demografi, sumber daya dan masyarakat pesisir menggugah Pusakata untuk menangkap momentum. Beliau mencoba ikut merangkum potensi wilayah pesisir di Indonesia ke dalam sebuah karyanya.

Tak hanya keindahan dan potensinya, kehidupan di kawasan pesisir juga menyisakan problema, salah satunya ketersediaan air bersih yang terbatas. Sebuah program yang tidak diinginkan pastinya.

Refleksi karya Pejamkan Matamu oleh Pusakata untuk Alam

Cover lagu ini pun seperti hidup dalam karya musik Pusakata. Dibuat oleh Shahnaz Salsabilah yang juga merupakan pelaku kreatif dari Ternate. Ilustrasi dibuat bagai manusia yang sedang memejamkan matanya. Sesuai dengan konsep musik yang disuguhkan, kesejukan alam disekitar sosok manusia diperlihatkan dalam cover lagu ini.

Alih Wahana dari musik ke cover visual tidaklah mudah, ada rasa kesatuan antara musikus dan ilustrator/desainer untuk saling menuangkan rasa yang ingin disampaikan bersama. Cover lagu ini pun terlihat sesuai untuk merespon kondisi alam yang ingin disampaikan oleh pusakata.

Pusakata juga bertekad untuk menyisihkan sebagian hasil penjualan dan royalti karya ciptaannya untuk merawat alam. Seperti pada Sisir Kota Pesisir ini untuk membangun sarana penyediaan air bersih di pesisir.

Sebab pada dasarnya air merupakan kebutuhan dasar bagi manusia. Seperti halnya Indonesia yang sebagian besar wilayahnya merupakan air laut. Kekayaan alam yang tak tertandingi oleh negara lain.

Memejamkan mata bagai lagu Pejamkan Mata bisa menjadi pengingat kita untuk hari hari esok. Di mana kesadaran hidup sangat perlu dibutuhkan untuk selalu peka dalam segala jalan ceritanya. Biar hati tenang dalam melangkah. Agar lelap di malam-malam yang harusnya menjadi tempat ketenangan rehat, ketika lelah setelah mengarungi kehidupan panjang.  

Lirik puitis memang disajikan dalam musik sederhana yang direkam secara langsung di ketinggian Danau Tolire Ternate. Membuat karya ini semakin mengokohkan citra musik Pusakata. Suara Pusakata yang berkarakter membuat lagu Pejamkan Matamu terdengar syahdu dan menenangkan. 

Akhir kata, bang Is mengucap kepada kita untuk Selamat menjelajahi cita dan harapan sambil mengingat dan melihat alam dengan Pejamkan Matamu. Jaga Kesehatan, Jaga Alam, Salam PEJAMKAN MATAMU.


CREDITS LAGU PEJAMKAN MATAMU

Pencipta Lagu & Penulis Lirik : Mohammad Istiqamah Djamad

Produser : Pusakata

Published : MyMusic

Karya Sampul : Shahnaz Salsabilah

Vocal utama : Mohammad Istiqamah Djamad

Gitar Akustik : Mohammad Istiqamah Djamad

Bass : Adhitya Pratama

Direkam di Danau Tolire – Ternate

Rekam dan Mixing oleh Ozon Mastering oleh Daniel Samarkand

VIDEO TEAM

Director : Ozonisasi

Co-Director : Mohammad Istiqamah Djamad

Editing : Jod!

Cameraman : Jod!

Steadycam : Ramzi

Cameraman : Yogi

Drone 1 : Anak Esa

Drone 2 : Radinal Sosaleh

Ahli Spirituil : Babang Gibran

Ngofa Sibuk Foloi : Yurie


Salam kreatif selamat berkarya

Beart.id

Leave a Comment