Mahasiswa KKN UM Gelar pelatihan Tari dan lokakarya batik di desa Benjor – Malang

Malang – Sejumlah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Jurusan Seni dan Desain Universitas Negeri Malang (UM) mengadakan pelatihan tari tradisional dan pembuatan batik shibori di Desa Benjor, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.

Bermukim di desa Benjor selama 1 bulan dari Desember hingga Januari 2020 membuat mahasiswa KKN melakukan aneka proker untuk desa. Perlu diketahui juga, bahwa mahasiswa KKN UM ini berasal dari jurusan Seni dan Desain yang memiliki konsep Tematik. Sehingga proker yang diangkat menjadi bertema atau Tematik dengan jurusan para mahasiswa

Proker mereka diantaranya lokakarya Batik dan pelatihan Tari yang mana semua dilatih mandiri oleh para mahasiswa jurusan seni dan desain tersebut.

Pelatihan aneka Tari dari KKN UM

Ada beberapa jenis tarian yang diajarkan, antara lain tarian mbok jamu kepada pelajar SD. Dimana hasil dari pelatihan tari ditampilkan dalam acara lepas pisah dengan kepala sekolah SDN 1 Benjor dan tarian berkala untuk anak-anak karang taruna di desa Benjor. Selain dua tarian tersebut, ada pula tari Rancak Bhinneka dan tari Nusantara yang diajarkan di SDN 1 dan SDN 2 Benjor.


Baca juga:


Tujuan dari pelatihan tari tersebut adalah untuk pembendaharaan sekolah sekaligus melestarikan budaya daerah.

Ungkap mahasiswa KKN UM di Benjor

Karena dengan pelatihan ini, para mahasiswa juga dapat ikut andil dalam mengasah ketrampilan dan kreativitas anak-anak di desa Benjor. Mengajarkan untuk aktif bergerak dan trampil serta ikut melestarikan budaya Indonesia. Tidak berhenti disitu, di tingkat sekolah dasar, di TK Benjor diadakan pula pelatihan tari Belalang dan tari Yamko Rambe dengan tujuan serupa.

Pelatihan Batik Shibori dari KKN UM

Proker lain yang mahasiswa KKN UM kerjakan di desa Benjor ialah pelatihan Batik. Adapun jenis batik yang diajarkan adalah batik shibori (batik ikat modern).

Jenis batik tersebut dipilih untuk mengikuti permintaan ibu-ibu PKK desa Benjor yang memang ingin membuat batik shibori. Kerena warga setempat mengalami kendala menggunakan canting dan malam karena kurang telaten.

Prosedur pembuatan batik shibori terbilang cukup sederhana: diawali dengan mengikat kain bolak balik, dilanjutkan proses pembentukan motif dengan mengikat sesuai konsepnya. Kemudian dilanjutkan pewarnaan menggunakan pewarna remasol, setelah kering dilakukan proses pengikatan warna menggunakan waterglass.


Pewarta: Benigno Adib

Editor: Rejazer


Salam kreatif, selamat berkarya

Beart.id

Leave a Comment