Menu Tutup

Mengulik Film Pendek “Tilik” yang tembus 11 Juta penonton

Mengulik Film Pendek “Tilik

Siapa yang belum menonton film yang sedang trending akhir-akhir ini hayo? Jangan sampai kamu ketinggalan lho ya.. film pendek “Tilik” mengundang gelak tawa yang diambil dari kebiasaan nyata kita semua. Tilik adalah bahasa jawa yang jika diartikan, artinya menjenguk/mengunjungi. Bahkan kini sudah tembus 11 juta penonton di Youtube mereka.

Sebenarnya film ini bukan film baru, film ini sudah ada tahun 2018. Yang diproduksi oleh Ravacana Films dan didukung pemerintah Yogyakarta dalam pemutaranya di Yt kemarin. Tepat tanggal 17 Agustus di suguhkan secara publik.

Namun film ini kembali populer akhir akhir ini. Dengan andalan dari tokoh Bu Tedjo yang membuat penikmatnya gemas, sebenarnya tokoh yang diperankan oleh Siti Fauziyah Ini berbanding terbalik dari kehidupan nyatanya lho. Selain nyinyir dan juga tak mau kalah, ternyata tokoh Bu Tedjo juga menyelipkan amanat pada gambaran film ini.

Film ini sangat baik dari segi pengambilan serta alurnya. Selain lokasi yang mendukung, penokohan pada film ini terlihat natural. Juga mengambil beberapa kebiasaan dan naluri masyarakat Indonesia terutama pada kalangan ibu-ibu. Namun film ini juga menuai pro dan kontra di kalangan penikmat. Ada yang pro karena sepakat dengan isi film tersebut, ada yang kontra karena dianggap pandangan ibu tidak semuanya seperti itu. Jadi, anda memilih pro atau kontra nih?

Film Pendek “Tilik” telah mendapatkan aneka penghargaan juga loh. Diantara ada Winner Piala Maya 2018 – Film Pendek Terpilih, Official Selection Jogja-Netpac Asian Film Festival 2018, Official Selection World Cinema Amsterdam 2019.

Nah selain tilik yang sedang populer, ada rekomendasi film-film pendek lain yang menginspirasi nih..

Lemantun (2014)

lemantun movie
lemantun movie

Lemantun artinya lemari, sobat. Film ini menceritakan seorang ibu yang mewariskan lemari kepada 5 anaknya yang sudah memiliki profesi impian masing masing di kota, namun tidak dengan seorang anak lelakinya yang hanya tinggal di desa. Namanya pun tidak bergelar seperti anaknya yang lain. Setelah mendapatkan masing masing lemari, ibu menetapkan aturan agar langsung membawa keluar lemari lemari tersebut. Jika menginap akan di denda seratus ribu per harinya. Apa maksud ibu memberlakukan aturan tersebut? Bagaimana reaksi anak-anaknya?

Baca juga:

Sebenarnya pertanyaan itu dapat dijawab karena ada bagian amanat yang tersirat pada film. Film pendek ini sangat menginspirasi walau durasinya singkat. Seketika saat film itu habis memang agak memutar otak, untuk apa film ini dibuat dan apa maknanya. Ternyata semua itu mengandung makna yang dalam. Dan memang seperti itu di kehidupan nyata.

Anak Lanang (2017)

anak lanang 2017
anak lanang 2017

Bercerita tentang 4 orang anak yang asyik bercengkrama sepulang sekolah dengan becak, dan ternyata pada hari itu adalah hari ibu.

Walau sinopsisnya kurang lebih seperti itu, sebenarnya kesimpulannya bisa disimak dari percakapan mereka. Percakapan mereka bisa membaca watak dari tokoh masing masing, yang mengikuti ibu mereka sendiri. Jika diperibahasakan buah yang jatuh, tak jauh dari pohonnya. Namun pada film ini ada sisi yang unik lho jika diperhatikan! Temukan jawabannya pada film pendek “Anak Lanang”

Nilep (2015)

nilep movie 2015

Film pendek ini menceritakan tentang anak anak yang hobi membeli lotre mainan. Diantara teman mereka, ternyata ada yang mengambil mainan tersebut tanpa membeli lotre. Lalu berakhir pada penyelidikan bagaimana cara mengembalikan mainan tersebut kepada penjual tanpa seorang pun tahu. Waah bagaimana ya kelanjutannya?

Film ini menurut saya adalah hal umum yang memang bukan rahasia lagi. Bukan tak sering jika penjual ingin memanipulasi pembelinya dengan iming iming atau maksud tertentu. Film ini mempunyai makna yang bukan hanya asal tebak, namun jelas. Tanpa kita berpikir keras kita sudah tau apa yang sebenarnya maksud dari film ini menghadirkan tokoh seperti itu.

Nah dari beberapa cerita film yang disebutkan, kira kira kamu mau nonton yang mana nih.. Kalau liat tilik bisa juga dibawah ini ya, selamat menyaksikan.

Penulis: Wahyu Luly

Editor: Rejazer


Salam kreatif selamat berkarya

beart.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *