Pameran Seni dari Empe ‘Viral’ Exhibition

Pameran Seni Empe Exhibition “Viral!” merupakan salah satu kegiatan pameran karya seni yang mengangkat tentang isu-isu viral di masyarakat beserta seluruh bagian dan dampak yang ditimbulkannya. Selain sebagai memenuhi tugas perkuliahan Mata Kuliah Manajemen Pameran, kegiatan ini juga sebagai sarana ekspresi mahasiswa serta memperkenalkan seni media baru kepada warga Jurusan Seni Desain. Sehingga seni media baru tidak lagi menjadi sesuatu yang asing dan aneh bagi akademisi seni di Universitas Negeri Malang.

Seiring berkembangnya teknologi, masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif.

Teknologi merupakan keseluruhan cara yang secara rasional mengarah pada ciri efisiensi dalam setiap kegiatan manusia. Sehingga secara langsung maupun tidak langsung manusia bergantung pada teknologi untuk membantu memenuhi kebutuhannya.

Kegiatan ini dirasa penting bagi calon pendidik seni untuk mengupgrade ilmunya. Dimana nanti akan diajarkan kepada siswa saat menjadi pendidik di instansi sekolah. Hal ini sangat penting mengingat semakin lama perkembangan ilmu teknologi juga berkembang pesat dan hal tersebut juga dibarengi dengan perkembangan ilmu Seni Rupa. Sehingga pengajaran Seni Budaya di sekolah nantinya semakin inovatif dan kreatif serta tidak melulu pada sesuatu hal yang konvensional.

Pameran Seni Merespon Kondisi Viral

Pameran Seni Empe Exhibition ‘Viral’ ini didasari pada beberapa hal antara lain sebagai berikut:

Fenomena viral merupakan sesuatu hal yang tidak asing pada saat ini. Fenomena viral atau biasa juga disebut trending berkaitan erat dengan kemajuan teknologi informasi. “Media viral” merupakan istilah umum yang mendapatkan kepopuleran saat kebangkitan cepat jejaring sosial atau sebuah konten dimana hal tersebut dapat memicu ketertarikan sosial.

Hal ini tentunya juga mempunyai dampak positif dan negatif. Dampak positif yang ditimbulkan ialah semakin mudahnya mengakses informasi yang sedang trending akan tetapi akan berdampak negatif apabila informasi atau sesuatu yang viral dapat mempengaruhi aspek kehidupan nyata yang menimbulkan sesuatu yang cenderung negatif pula. Dalam masyarakat terutama di kalangan generasi “Z” sering kita temui banyak terpengaruh paparan negatif dari sesuatu yang viral dan trending karena ketidakbijaksanaan dalam menyaring arus media dan informasi.


Baca juga;


Maraknya sesuatu yang viral atau trending, kemudian menciptakan fenomena unik dimana anak muda menjadi generasi yang selalu mengikuti tren yang dibawa oleh informasi melalui media yang berada di jejaring internet. Sayangnya, hal tersebut seringkali tidak difikirkan secara kritis untuk disaring yang mana yang baik dan mana yang buruk.

Dalam dekade ini, telah banyak sesuatu yang menjadi trending dan viral mulai dari aplikasi, konten musik (terutama dari luar Indonesia), berita-berita panas, film, dan lain sebagainya dimana hal tersebut secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi kehidupan nyata para “netizen”.

Dari anak-anak hingga remaja pun dapat meihat sebuah konten yang seharusnya tidak boleh dilihat oleh kalangan remaja dan anak-anak. Bagi remaja, menggunakan sosial media tentu menjadi sebuah keharusan. Fenomena ini secara tidak langsung membentuk sebuah budaya baru dan menjadi konsumsi pokok sehari-hari manusia.

Pameran Seni Empe Exhibition Poster

EMPE proudly present New media art exhibition:

Udah bosan dirumah aja? Gatau mau ngapain lagi? Gimana kalo lihat pameran virtual aja? Di akun @empe.20 Tanggal 20-26 april 2020

Pasti penasaran dong Tunggu apalagi Follow dan like postingan dari pameran teman-teman seni ini yuk.

@empe.20 @empe.20 @empe.20 #empe.20 #virtualexhibition #artexhibition#newmediaart #newmediaartexhibition #stayathome


Salam kreatif selamat berkarya

Beart.id

Leave a Comment