Sal Priadi: Bapak Sampun Dugi sebagai “Nyala” tuk rayakan cemburu yang lagi ganas-ganasnya

Penyanyi yang lemah gemulai di atas panggung ini siap memulai perjalanan baru di tahun 2020. Sal Priadi, musisi yang terbilang cukup produktif berkarya, dimana kemarin berkolaborasi dengan Petra Sihombing dalam penentuan notasi dan lirik lagu “singgah”. Hari ini (31/01/2020), Sal Priadi rilis lagu terbarunya berjudul “Nyala”.

Tak hanya melantunkan bait saja, diatas panggung ia perlihatkan respon dirinya terhadap lagu yang ia ciptakan. Menikmati dan mendalami seperti lagu “Nyala” yang menjadi lagu pertama Sal Priadi dalam perjalanannya bermusik di tahun ini. Sekaligus menjadi lagu pembuka untuk album “Berhati”, dengan bait yang syahdu dan puitis seperti Sal pada umumnya.


Baca juga:


Lagu yang jadi bapak untuk semua lagu dalam album “Berhati”

Ucap Sal Priadi di akun Instagram-nya

“Nyala” memperlihatkan ganasnya merayakan kerinduan manusia. Diselimuti dengan suara percik-percik api, lagu “Nyala” menjadi kritis dihayati dan mengajak kita untuk merayakan kesedihan bersama-sama. Menari untuk perayaan kecemburuan bersama-sama dengan tarian panggung khas Sal Priadi.

Nyala Artwork - Sal
Nyala Artwork

Seperti artwork Nyala yang membara terbakar. Begitu baik artwork dikerjakan untuk dapat menyampaikan pesan dalam lagu Nyala. Seperti kata Sal, Bapak Sampun Dugi, Nyala menjadi awalan yang ganas dan bapak bagi anak-anaknya nanti di album “Berhati”

Lirik Sal Priadi – Nyala

Ku bawakan ku bawakan
Kau nyala api
Tiuplah tiuplah
Mati kembali
Mari kita rayakan cemburu
Yang sedang
Ganas ganasnya menyerang
Tepat di ulu hatimu

Beri juga beri juga
Tepuk tangan yang riuh
Untuk dia untuk dia
Yang memilih menjauh
Bergegas berkemas berlayar
Dari tangisanmu
Yang mulai membandang
Saat kau sedang
Sayang sayangnya

Di bawah bulan yang bulat sempurna
Kau mintaku bersaksi

Aku ingin jadi jantungmu
Dan berhenti semauku
Agar kau tau rasanya
Hampir mati
Di tikam patah hati

Aku ingin jadi jantungmu
Dan berhenti semauku
Agar kau tau rasanya
Hampir mati
Di tikam patah hati

Dengarlah tidak kau suara itu
Dengarlah tidak kau suara itu
Itu suara
Retaknya Nyawa ku


Salam kreatif, selamat berkarya

Beart.id

Leave a Comment