Sentuhan Pop ala Rafi Sudirman Bertema Self-love Dalam Single ‘When I’m All One’

Berawal dari mengikuti sebuah perkumpulan musik anak muda Indonesia bernama “Di Atas Rata-Rata” yang di bentuk oleh Erwin Gutawa dan Gita Gutawa. Sekarang tergabung dalam CHAS ( Chaseiro All Stars) bentukan dari Chandra Darusman. Semua itu membuat Rafi Sudirman memutuskan untuk masuk ke dunia musik tanah air Indonesia lebih dalam lagi.

Buat saya, music brings joy, dan motivasi itu yang membuat saya makin hari makin ingin lebih serius di dunia musik. Like I wanna do this for the rest of my life”.

Ungkap Rafi yang semakin memantapkan minatnya dalam musik

Sampailah pada bulan Maret 2019, Rafi merilis lagu perdananya berjudul “Indah Denganmu”. Lagu ini merupakan pembuktian Rafi terhadap orang-orang disekitarnya, jika di usia muda juga bisa memiliki album EP Pertama berjudul Bedroom Mix Vol. 1 di tahun 2019.


Baca juga:


Tahun 2020 ternyata menjadi tahun yang serius untuk Rafi Sudirman, lebih menunjukan eksistensinya di belantika musik tanah air. Tahun ini Rafi siap merilis EP ke duanya dengan single pembuka berjudul “When I’m All Alone”. Single ini bercerita tentang betapa bahagianya seseorang ketika orang tersebut tidak berada di dalam suatu hubungan. “Mungkin orang berfikir di dalam suatu hubungan orang tersebut bakal selalu senang. Orang juga berpikir mungkin kalo mereka ngga di dalam suatu hubungan mereka ngga akan selalu senang. Padahal apa yang ada di pikiran saya, we could be happy even we are single.”

Perjalanan Rafi dalam single ‘When I’m All Alone’

Lagu ini dipilih dengan tema self-love, yang mana Rafi menekankan untuk lebih bisa menerima dan mencintai diri sendiri dulu. Baru kita bisa mencintai dan menerima orang lain untuk ke suatu hubungan. “Mungkin judulnya sedih banget ya ‘When I’m All Alone’ wow sedih banget..! Tapi saya di sini  buat plot-twist dimana liriknya sedih, tapi vibe lagunya seneng, karena emang tujuannya pesan yang pengen saya sampein tuh berlawanan dari judul lagunya yang sedih.” Rafi ingin orang-orang yang mendengarkan lagu “When I’m All Alone” Rafi menjelaskan perasaan yang berbeda dari pada lagu-lagu cinta pada umumnya.

Terinspirasi dari pengalaman pribadinya, Rafi sangat ingin membagikan pesan. Ia juga mengajak pendengarnya untuk lebih menghargai dan mencintai diri mereka sendiri. Yaitu dengan menekankan kalau kebahagian itu tidak harus bergantung dengan orang lain.

Lo bisa happy dengan diri lo sendiri. Ya intinya self-love. Memang saya sengaja ngebuat liriknya memuja-muja suatu hubungan banget. Ditengah-tengah saya patahin dengan lirik ‘cause I’m so happy when I’m all alone’.”

Cerita Rafi

Selain memberikan elemen plot-twist pada lirik, judul dan vibe yang Rafi berikan di single ini juga memberikan unsur electronic music. “Saya ingin masuk ke ranah electronic music, dengan tujuan bereksperimen dan saya pengen tahu sama tanggapan orang-orang sama lagu ini dengan elemen-elemen musik yang belum pernah saya garap sebelumnya.” 

Melalui single ini juga, Rafi memiliki cita-cita untuk menyajikan new generation of pop yang bisa di nikmati para penikmat genre musik pop di Indonesia. “Seperti di album EP Pertama saya, untuk kesekian kalinya saya nulis, aransemen, mixing-mastering dan semua-semuanya sendiri dengan proses yang cukup lama sekitar 3 bulan. Karena sempet ngerasa kurang puas, saya ganti-ganti terus sampai akhirnya puas. Akhirnya lahir versi ke 8 yang jadi se-easy listening ini.” 

Mari mendengarkan Rafi – When I’m All Alone

Rafi ingin pendengarnya merasa lebih puas dan memilki sensasi berbeda yang bisa di nikmati para pendengarnya di kemudian hari, melalui single “When I’m All Alone” dan EP ke duanya nanti. “Saya ingin single saya yang ini bisa berpengaruh untuk temen-temen diluar sana. Karena tujuan utama saya bukan pengen ini ngehits atau meledak atau yang lain-lain. Malah pengenya tuh this song heals you, saya pengennya ada dampak positif, ngebangun semangat orang-orang juga. Kalo ternyata kita bisa ngelewatin apapun itu masalahnya, karena mencintai diri sendiri itu adalah segalanya sebelum kita mencintai orang lain.


Salam kreatif, selamat berkarya

Beart.id

Leave a Comment