Menu Tutup

Suguhan 63 karya Young Fashion Designer UM dalam gelaran virtual grandshow “Alverden”

63 karya fashion designer

Mahasiswa Tata Busana UM gelar Virtual Grand Show  “ALVERDEN”, mempertunjukkan 63 karya busana dari young fashion designer Universitas Negeri Malang (UM) dengan standar berdasarkan Trend Forecasting 2021-2022. Acara ini rutin diselenggarakan setiap tahunnya oleh Program Studi S1  Pendidikan Tata Busana dan D3 Tata busana UM. Kali ini mengikutsertakan 63 desainer muda, 20 model profesional dan menampilkan 123 Busana Ready To Wear dan Deluxe.

Di tahun sebelumnya, Grand Show UM diadakan secara meriah di Gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang. Namun, karena kondisi pandemi saat ini, Grand Show Um diadakan secara virtual dengan memanfaatkan aneka teknologi yang ada.

“Alverden” sendiri ialah tema yang diusung pada Virtual Grand Show UM kali ini, diambil dari bahasa Denmark yang berarti bumi. Tema ini diambil sebagai wujud untuk menjaga bumi kita. Para desainer merancang karya busana berdasar semangat untuk mengutamakan bahan ramah lingkungan dan mengurangi bahan kimia dalam membuat produk fashion. Sesuai dengan poin dalam sustainable development goals yang diusung oleh PBB.

63 Young Fashion Designer tersebut berkarya berdasarkan 6 subtema, diantaranya yaitu :

1 ) Akasha : bermakna asal usul proses terbentuknya alam semesta yang terdiri dari 5 elemen utama, air (water), tanah (earth), api (fire), udara (air) dan ruang (eather/void). \

2) Osnova, dari bahasa Bulgaria, berarti “dasar”, maknanya menunjukan gaya minimalis atas dasar untuk tidak berlebihan. Tampilannya terlihat bersih, tenang, simpel dan terkendali, juga memasukkan unsur urban, tetro dan autentik. 

3) Extortion : diambil dari bahasa Inggris , adalah kesamaan kata dari “exploitation” yang memiliki makna ‘pemerasan’. Tampilan busananya  terkesan berlebihan, menggunakan warna berani, dan menggunakan teknik kamuflase dan overlapping. 

4) Voyages : menunjukan keceriaan dengan memiliki tujuan agar tidak mudah putus asa. Konsepnya bertema hologram, dreamy dan metallic. Voyages sendiri juga dapat diartikan menjelajah keindahan alamiah bumi.

5) Agatya : berasal dari bahasa Kanada, berarti “kesederhanaan” atau sesuatu yang mendasar. Subtema Agatya mengutamakan kesederhanaan, kualitas dengan konsep urban. Kelompok agatya merupakan kelompok orang yang peduli lingkungan dan sosial yang berhubungan dengan fashion. 

6) Regrow : “regrow  berarti (tumbuh kembali), hidup kita ibarat sebuah pohon yang terus bertumbuh, suatu pertumbuhan yang baik akan membuat pohon semakin besar, daunnya segar dan tumbuh dengan subur.”

Baca juga:

Selama Pembuatan Koleksi, setiap mahasiswa Tata Busana Um  melakukan  berbagai rangkaian tahapan dan proses mendesain. Dimulai dari konsultasi konsep (mind mapping) kepada pembimbing, konsultasi desain, konsultasi bahan, konsultasi pola, proses produksi, final assessment dan pengambilan foto serta video. Semua tahapan dilalui Mahasiswa secara daring dengan memanfaatkan teknologi yang ada. 

grandshow UM
grandshow UM

Acara Virtual Grand Show Tata Busana UM “ALVERDEN” sendiri dilaksanakan secara Live Streaming di kanal Youtube “Grand Show Tata Busana UM” pada tanggal 21 September 2020 Pukul 13.00 WIB. Tak hanya itu, acara ini juga mengusung penghargaan /Awarding kepada para fashion designer yang tampil.

Karya-karya terbaik diumumkan pada tanggal 23 September 2020. Diantaranya ada 14 Kategori nominasi yaitu: Best Sewing, Best Creative Fabric, Best Design, Best Moodboard design, Best Ready To Wear, Best of Alverden 2020 ( Best of the Best), dan masih banyak lagi. 

Oh ya, kawan-kawan kreatif semua dapat melihat Grand show Tata Busana UM dibawah ini:

https://youtu.be/38dzXfntltw


Salam kreatif, selamat bekarya

beart.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *